Kerta-Ayu Mental, Teneng Masuk Bursa

Oleh : Nusabali.com | 01 April 2017 | Dibaca : 1611 Pengunjung

Kerta-Ayu Mental, Teneng Masuk Bursa

sumber foto :Nusabali.com

DENPASAR, NusaBali
Pasangan I Ketut Sudikerta-Ni Made Ayu Putri Pastika (Paket Kerta-Ayu) dipastikan lenyap dari simulasi Cagub-Cawagub Bali di internal Golkar, lantaran Gubernur Made Mangku Pastika tidak merestui munculnya sang istri dalam pergulatan politik menuju Pilgub Bali 2018. Setelah Paket Kerta-Ayu minggir, muncul nama Inspektur Provinsi Bali, I Ketut Teneng, dalam bursa Cawagub pendamping Sudikerta.
 
Sumber NusaBali di lingkaran Golkar menyebutkan, Ketut Teneng merupakan satu dari tiga birokrat Pemprov Bali yang masuk bursa kandidat tandem Sudikerta. Dua tokoh birokrasi lainnya sudah lebih dulu masuk bursa, yakni I Ketut Rochineng dan Tjokorda Ngurah Pemayun.
 
Ketut Rochineng adalah birokrat asal Desa Patemon, Kecamatan Seririt, Buleleng yang kini menjabat Kepala badan Kepegawaian daerah (BKD) Provinsi Bali. Sedangkan Tjok Pemayun merupakan birokrat asal Puri Madangan, Desa Petak, Gianyar yang kin i menjabat Sekda Provinsi Bali. Sebaliknya, Ketut Teneng adalah birokrat asal Desa Les, Kecamatan Tekajula, Buleleng yang kini menjabat Kepala Inspektorat (Inspektur) Provinsi Bali.
 
Selain trio Ketut Teneng, Ketut Rochineng, dan Tjok Pemayun, ada satu lagi tokoh birokrasi dari Pemkab Buleleng yang masuk bursa tandem Sudikerta (Ketua DPD I Golkar Bali) di posisi Cawagub Bali. Dia adalah Dewa Ketut Puspaka, birokrat asal Desa Ringdingkit, Kecamatan Seririt yang kini menjabat Sekda Buleleng.
 
Menurut sumber tadi, Ketut Teneng masuk bursa menyusul di-delete-nya Paket Kerta-Ayu, lantaran tidak direstui Gubernur Pastika. “Ketut Teneng masuk dalam bursa survei Golkar untuk posisi Cawagub Bali dari unsur birokrasi,” ujar sumber tersebut, Jumat (31/3).
 
Sekadar dicatat, sebelumnya Sudikerta sempat mengatakan Ketut Teneng sebenarnya pertama kali masuk bursa untuk disimulasikan sebagai Cawagub Bali. Namun, Teneng langsung menolak diikutkan dalam survei simulasi, karena pilih fokus dengan tugasnya di pemerintahan. 
 
Kini, setelah Paket Kerta-Ayu mental, Teneng kembali masuk bursa. Teneng dinilai sebagai representasi pemetaan wilayah Bali Utara (Buleleng) yang memiliki kantong suara yang bisa mendukung kemenangan Cagub-Cawagub. Selain itu, Teneng adalah birokrat berpengalaman dalam pemerintahan, terutama dengan jabatan sebelumnya sebagai Karo Humas Setda Provinsi Bali dan kini Kepala Inspektorat. Provinsi Bali. 
 
Teneng juga punya pengalaman di politik, karena sempat menjadi Kosgoro---salah satu Kino Pendiri Golkar. “Teneng ini seniornya Sudikerta di Kosgoro Bali tahun 1990-an. Nah, pasca reformasi, Sudikerta terjun ke partai politik, sementara Teneng fokus di birokrasi,” ujar sumber tersebut.
 
Siapkan Ketut Teneng? Saat dimonfirmasi NusaBali, Jumat kemarin, Teneng mengatakan sejak awal dirinya tidak mau diikutkan survei kandidat Cawagub. “Saya bilang ke Pak Wagub (Wakil Gubernur Ketut Sudikerta, Red) secara langsung ketika ditawari akan diikutkan survei, intinya saya tidak mau,” papar Teneng.
 
Menurut Teneng, terjun ke politik harus punya 4 syarat. Pertama, menguasai medan (dunia politik secara aktif). Kedua, punya kemampuan (kecerdasan dan akademis). Ketiga, memiliki finansial (uang). Keempat, memiliki massa (orang).”Kalau saya sendiri tidak ada ambisi untuk menjadi Wakil Gubernur, karena saya ini mengukur diri-lah,” tandas Teneng.
 
Dikonfirmasi terpisah, Jumat kemarin, Ketut Rochineng mengaku hanya menunggu ‘wahyu’ terkait kesiapannya untuk maju sebagai Cawagub Bali ke Pilgub 2018 mendatang. Wahyu yang dimaksud Rochineng adalah petunjuk dari pimpinannya, yakni Gubernur Pastika. ”Tunggu petunjuk Pak Gubernur saja. Kan kalau maju harus ada lampu hijau atau izin pimpinan, ya Pak Gubernur pimpinan kita,” tukas Rochineng.
 
Menurut Rochineng, masuk dunia politik sudah dirasakannya saat Pilkada Buleleng 2017 lalu. “Tawaran menjadi Calon Bupati saat Pilkada Buleleng sudah ada. Tapi, kalau tidak ada lampu hijau pimpinan, ya nggak maju. Saya tetap jadi PNS,” tegas birokrat yang juga penyanyi Pop Bali ini.
 
Sebaliknya, Tjok Pemayun tidak menanggapi banyak soal namanya masuk bursa Cawagub pendamping Sudikerta. “Kalau saya terserah yang di atas saja (Tuhan). Kalau sudah yang di atas berkehendak, kita tidak bisa mengelak. Saya tidak mau bahas Pilgub saat ini,” tegas Tjok Pemayun yang notabene pucuk pimpinan birokrasi di Pemprov Bali.
 
Sementara itu, Sekretaris DPD I Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry, mengatakan kader Beringin berharap figur Cawagub yang diusung nanti bisa mendongkrak suara buat Cagub di Pilgub Bali 2018. Karenanya, yang layak ditandemkan dengan Sudikerta adalah figur dari unsur non kader. 
 
“Bisa dari tokoh independen, birokrat, bisa juga TNI/Polri. Dan, figur Cawagub itu harus punya kemauan, kemampuan, dan kecocokan (chemistry) dengan Cagub. Dari kriteria itu, maka Cagub nanti mengusulkan 3 kandidat Cawagub ke DPP Golkar untuk ditetapkan salah satunya. Siapa-siapa saja itu, ya Cagub nanti menentukan 3 kandidatnya yang akan dibawa ke DPP Golkar,” ujar Sugawa yang juga Wakil Ketua DPRD Bali, Jumat kemarin.
 
Semula, Paket Kerta-Ayu sempat menyeruak sebagai salah satu pasangan yang dijagukan maju ke Pilgub Bali 2018 dari internal Golkar, selain pasangan Ketut Sudikerta-IB Rai Dharmawijaya Mantra, Ketut Sudikerta-Ketut Rochineng, Ketut Sudikerta-Dewa Ketut Puspaka, dan Ketut Rochineng-Tjok Pemayun. Namun, suami dari Ayu Pastika, yakni Gubernur Pastika, tidak mersetui istrinya tarung ke Pilgub Bali 2018, karena tak mau disebut haus kekuasaan.
 
Pastika menegaskan, dirinya tidak pernah merestui Paket Kerta-Ayu yang menggelinding di internal Golkar. Pastika juga tidak pernah memberikan lampu hijau kepada istrinya. Pastika pun sudah menelepon Ketua DPD I Golkar Bali, Ketut Sudikerta, atas munculnya Paket Kerta-Ayu.
 
“Saya tidak mau dicap haus kekuasaan, jadi saya tak mau bangun politik dinasti. Saya tidak pernah menyuruh, meminta, merestui anak saya, istri saya, pokoknya keluarga saya untuk maju berpolitik, apalagi maju tarung ke Pilgub Bali 2018,” tegas Pastika kepada NusaBali di Denpasar, Kamis (30/3). * nat


Oleh : Nusabali.com | 01 April 2017 | Dibaca : 1611 Pengunjung


TAGS : Pilgub Bali Bursa Cagub-Cawagub Bali Cagub Bali Kerta-Ayu




Berita Terkait :

Denpasar, 01 April 2017 09:05
Kerta-Ayu Mental, Teneng Masuk Bursa
DENPASAR, NusaBali Pasangan I Ketut Sudikerta-Ni Made Ayu Putri Pastika (Paket Kerta-Ayu) dip ...
Denpasar, 31 Maret 2017 09:00
AMPG Pasang Badan Buat SGB
DENPASAR, NusaBali Rekomendasi Calon Gubernur Bali 2018 dari Partai Golkar untuk Ketua DPD I ...
Denpasar, 30 Maret 2017 08:05
KBS ‘Gerilya’ di Parade Tektekan Nangluk Merana
DENPASAR, NusaBali Ketua DPD PDIP Bali ini pada, Minggu (26/3) lalu turun berbaur bersama kra ...
Denpasar, 27 Maret 2017 09:45
Muncul Wacana Paket Mantra-Linggih
DENPASAR, NusaBali Partai besutan Surya Paloh ini rancang pasangan IB Rai Dharmawijaya Mantra ...
Denpasar, 16 Maret 2017 09:00
Dana Pilgub, KPU Bertahan di Usulan Rp 254M
DENPASAR, NusaBali Ketua KPU Bali, Dewa Kade Wiarsa Raka Sandhi, Rabu (15/3) menyebutkan usulan ...
Denpasar, 14 Maret 2017 08:30
Sudikerta Siapkan Tiga "Kernet?" Jelang Pilgub Bali 2018
RadarBali.com - Wakil gubernur Bali Ketut Sudikerta tampaknya tidak mau lagi menjadi yang kedua. ...
Buleleng, 13 Maret 2017 07:55
NasDem All Out Untuk Ray Mantra, Gagal Bangun Koalisi Ray Mantra Independent
Buleleng, suaradewata.com - Pertarungan Pilgub Bali 2018, mulai menghangat. Partai NasDem besutan ...
Jembrana, 09 Maret 2017 08:40
Dukungan KBS Terus Mengalir dari Penjuru Seluruh Bali
JEMBRANA, POS BALI ONLINE – Figur KBS (Koster Bali Satu) tidak bisa diragukan lagi, karena ...
Denpasar, 08 Maret 2017 08:20
Pilgub Bali, Koster dan Sudikerta Dikabarkan tak Direstui Pusat
Denpasar, balipuspanews.com – Tahapan Pilgub Bali 2018, sudah di depan mata. Namun sejauh i ...
Denpasar, 06 Maret 2017 09:40
Ternyata Demokrat Sudah Siapkan Mudarta Jadi Cagub Bali di Pilkada 2018
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Walaupun hanya memiliki delapan kursi di DPRD Bali, Demokrat tetap me ...


Berita Lainnya :

Jembrana, 23 Agustus 2017 02:25
KBS Dukung Pelaksanaan Nongan Village Festival
DENPASAR, NusaBali Kegiatan yang memadukan seni budaya, olahraga, musik dan kuliner ini, dige ...
Tabanan, 07 Agustus 2017 09:35
Ditanya Hasil Dipanggil DPP PDIP, Bupati Eka Yakin Kekuatan Alam
Beritabali.com, Tabanan. Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti adalah salah satu kader terbaik PD ...
Klungkung, 07 Agustus 2017 07:25
Maju Pilbup Klungkung, OSO Minta Dek Ulik Berunding dengan Raja
Beritabali.com, Klungkung. Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang yang biasa dipanggil OSO m ...
Denpasar, 29 Juli 2017 07:45
NasDem : Hasil Survey, Rai Mantra Rangking Satu
Beritabali.com, Denpasar. Ketua Komisi Saksi Nasional Partai Nasdem, I Gusti Putu Artha menga ...
Denpasar, 12 Juli 2017 09:45
Rai Mantra Daftar ke PDIP, Nasdem : Kami Tetap Dukung 100 Persen
Beritabali.com, Denpasar. Walikota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, mendaftarkan diri ...
Karangasem, 05 Juli 2017 03:45
Geredeg Dukung Sudikerta di Pilgub Bali
Beritabali.com, Karangasem. Politikus Partai Golkar yang juga seorang mantan Bupati Karangasem du ...
Gianyar, 27 April 2017 01:25
Pasupati Bendera Perindo di Pura Gunung Kawi Tak Pantas dan Tak Beretika
Beritabali.com, Gianyar. Dewan Pimpinan Provinsi Bali, Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (PERADA ...
Buleleng, 01 April 2017 09:00
Golkar Berniat 'Bongkar' Formasi Alat Kelengkapan Dewan Buleleng
SINGARAJA, NusaBali Pembagian jatah kursi pimpinan alat kelengkapan dewan (AKD) pada masa 2,5 ...
Tabanan, 31 Maret 2017 09:05
Vocalis Golkar Tabanan Gabung NasDem
TABANAN, NusaBali Dia adalah I Ketut Loka Antara, mantan vocalis Fraksi Golkar DPRD Tabanan d ...
Denpasar, 31 Maret 2017 09:00
AMPG Pasang Badan Buat SGB
DENPASAR, NusaBali Rekomendasi Calon Gubernur Bali 2018 dari Partai Golkar untuk Ketua DPD I ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Copyright © 2016 Pilkada Bali. All rights reserved.